Senin, 03 Oktober 2016

Pendahuluan

         Multimedia adalah penggunaan komputer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi, audio dan video dengan alat bantu (tool) dan koneksi (link) sehingga pengguna dapat melakukan navigasi, berinteraksi, berkarya dan berkomunikasi. Multimedia sering digunakan dalam dunia informatika. Selain dari dunia informatika, multimedia juga diadopsi oleh dunia game, dan juga untuk membuat website.
Multimedia dimanfaatkan juga dalam dunia pendidikan dan bisnis. Di dunia pendidikan, multimedia digunakan sebagai media pengajaran, baik dalam kelas maupun secara sendiri-sendiri atau otodidak. Di dunia bisnis, multimedia digunakan sebagai media profil perusahaan, profil produk, bahkan sebagai media kios informasi dan pelatihan dalam sistem e-learning.
Pada awalnya multimedia hanya mencakup media yang menjadi konsumsi indra penglihatan (gambar diam, teks, gambar gerak video, dan gambar gerak rekaan/animasi), dan konsumsi indra pendengaran (suara) dan juga berupa ( berwujud). Dalam perkembangannya multimedia mencakup juga kinetik (gerak) dan bau yang merupakan konsumsi indra penciuman. Multimedia mulai memasukkan unsur kinetik sejak diaplikasikan pada pertunjukan film 3 dimensi yang digabungkan dengan gerakan pada kursi tempat duduk penonton. Kinetik, dan film 3 dimensi membangkitkan sense realistis.
Bau mulai menjadi bagian dari multimedia sejak ditemukan teknologi reproduksi bau melalui telekomunikasi. Dengan perangkat input pendeteksi bau, seorang operator dapat mengirimkan hasil digitizing bau tersebut melalui internet. Komputer penerima harus menyediakan perangkat output berupa mesin reproduksi bau. Mesin reproduksi bau ini mencampurkan berbagai jenis bahan bau yang setelah dicampur menghasilkan output berupa bau yang mirip dengan data yang dikirim dari internet. Dengan menganalogikan dengan printer, alat ini menjadikan feromon-feromon bau sebagai pengganti tinta. Output bukan berupa cetakan melainkan aroma.

Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Multimedia

Desain Multimedia

             Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi, turut berkembang pula dunia seni digital design yang lebih dikenal dengan digital multimedia design. Multimedia Design merupakan hasil kombinasi dari teks, seni graphics, suara, animasi dan film yang dibuat dengan computer. Tanpa disadari, dalam melakuan aktifitas dan kenyamanan kita sehari-hari banyak didukung oleh kemudahan digital multimedia design. Contoh: telpon cellular (sms,mms), internet (facebook,youtube), TV program (film,iklan), media presentasi dan masih banyak lagi.

Merambahnya design digital dalam dunia media presentasi ditandai dengan hadirnya demo promosi perusahaan atau produk yang dikemas dalam media interaktif. Kreasi seni digital yang kami maksudkan dapat ditampilkan dalam format running movie ataupun bersifat media interaktif. Keunggulan digital multimedia design adalah dapat menjadikan media promo presentasi semakin informatif dan menarik, terbukti dari para penggunanya yang dapat lebih mudah berkomunikasi secara tepat, mudah dan fleksibel. Sesuai dengan sifatnya yang fleksibel, media interaktif ini dikemas dalam format DVD, dalam paduan tampilan desain multimedia yang menarik dan unik (film,animasi,visual efek)

Sumber :
http://hendrasuratama.blogspot.co.id/2013/01/pengertian.html

            Desain Multimedia adalah cara berkomunikasi konsep atau informasi melalui website, CD - ROM , kios , biasanya dalam bentuk interaktif . Televisi menggunakan spesialis multimedia dalam bentuk non interaktif . Banyak varietas yang berbeda dari media dan teknik yang digunakan dalam produksi . Sebagai multimedia profesional Anda akan terampil dalam memanipulasi gambar dan informasi dari berbagai sumber termasuk audio , video, gambar diam , animasi , benda-benda fisik , teks , soundtrack dan data digital dengan menggunakan aplikasi komputer dan teknik visual dan suara terkait . Mari kita lihat lebih dekat dan membandingkan interaktif vs desainer multimedia non interaktif .

    
a) Desain Multimedia Interaktif :

            
Ini termasuk bekerja pada kios , DVD interaktif , Blu - ray Apps , dan Web Desain . Audio , Video , Animasi , Foto dan lebih dapat menjadi elemen dalam desain keseluruhan dari output . Tapi itu adalah Graphical User Interface ( GUI ) yang menentukan desain interaktif terpisah dari Desain Visual Audio . Harus ada semacam navigasi yang terlibat yang memberikan pengguna pilihan yang konten mereka memilih untuk mengakses, dan kapan. Jadi sebagai Interaktif Multimedia Specialist , itu akan menjadi tugas Anda untuk memastikan bahwa semua elemen media mengikat bersama-sama secara efektif , dan pengguna dapat dengan mudah menavigasi untuk menemukan informasi yang mereka cari melalui Graphical User Interface .

    
b ) Non Interaktif :

          
Pekerjaan semacam ini dapat dilihat pada output non interaktif seperti TV & Internet . Iklan , website menggunakan Flash atau HTML5 , dan film merupakan contoh pekerjaan yang Spesialis Audio Visual mungkin memiliki tangan nya masukDesainer Multimedia akan sering bekerja dengan program seperti Adobe Premiere , Macromedia Director , Adobe Photoshop , dan kadang-kadang Microsoft PowerPoint untuk presentasi bisnis . Di Internet , telah menjadi populer untuk menggunakan Macromedia Flash untuk menyajikan pengalaman multimedia dalam format download cepat.


Sumber :
http://123desaingrafis.blogspot.co.id/2013/12/pengertian-desain-multimedia.html 

0 komentar:

Posting Komentar